Hukuman Yang Produktif
Dalam beberapa forum parenting, sering kali diungkapkan tentang hukuman produktif. Hukuman yang produktif adalah bentuk hukuman yang diberikan kepada anak yang memiliki nilai positif dan bermanfaat. Hukuman produktif sangat berbeda dengan hukuman yang mengandung kekerasan. Meskipun demikian, ada beberapa orang tua yang berpendapat bahwa memberi hukuman kepada anak bukanlah langkah yang bijaksana dalam menegakkan disiplin, namun memberikan hukuman tetaplah bukan suatu dosa bila dilakukan dengan halus dan bertujuan untuk kebaikan sang anak.
Ada beberapa contoh hukuman yang produktif, misalnya:
- Membersihkan kamarnya sendiri
- Menyapu halaman
- Merapikan ruangan
- Menghafal beberapa ayat Al Qur’an dengan batas waktu yang ditentukan
- Membaca buku tertentu
- Membuat ringkasan buku
- Mengurangi uang jajan, dll
Yang perlu diperhatikan dalam memberikan hukuman produktif adalah adanya kesepakatan antara orang tua atau pendidik dengan anak. Kesepakatan inilah yang harus dipatuhi oleh kedua pihak. Apabila anak melakukan perbuatan yang tidak diperbolehkan dalam kesepakatan itu, maka ia harus siap dengan konsekwensinya. Jadi pada dasarnya, anak belajar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Menurut Ustadz Sapta Nurachman,bentuk hukuman produktif harus disesuaikan dengan kondisi si anak. Anak yang di rumahnya memiliki pembantu rumah tangga, bisa diberikan bentuk hukuman seperti membersihkan ruangan. Hal ini dimungkinkan karena si anak sangat jarang bersentuhan dengan pekerjaan rumah tangga. Sedangkan anak yang tidak ada pembantu di rumahnya bisa dengan menghafal atau mengurangi uang jajan. Jadi pada dasarnya, hukuman yang produktif adalah bentuk hukuman yang fleksibel (tidak kaku).
Di sisi lain, sebagai orang tua tidak sepantasnya hanya menjadi penghukum. Orang tua juga harus menjadi orang terdepan dalam mengapresiasi prestasi (termasuk di dalamnya perbuatan yang baik) anak. Jangan sampai menjadi orang tua yang suka memberi kritikan dan hukuman sehingga dicap sebagai orang tua yang pelit pujian.
Artikel ini berdasarkan pengembangan dari beberapa sumber bacaan dan forum parenting. Bagaimana menurut anda?
Tags : parenting, hukuman, produktif, pendidikan anak
