Kisah Pilu Seorang Ibu

Aih! Belum apa-apa sudah sedih duluan......Tapi serius, ini hasil dari obrolan dengan Mamahku.
Beberapa waktu lalu di televisi ramai diberitakan tentang rumah sakit yang menyandera dua orang ibu beserta bayinya yang tak mampu membayar biaya persalinan. Dan semakin hari biaya yang harus mereka tanggung jumlahnya semakin membengkak. Hal ini dikarenakan mereka juga harus menanggung biaya perawatan selama mereka disandera di rumah sakit tersebut....mengenaskan sekali!
Apakah ini yang kisah yang disampaikan oleh Mamah? Ow....bukan saudara-saudara! Ini baru pengantarnya saja karena setelah melihat berita itu, Mamah menceritakan kisah sedih yang diketahuinya dari mulut ke mulut....
Menurut Mamah, ada sepasang suami istri yang belum dikaruniai anak. Padahal mereka terbilang sudah belasan tahun menikah. Untuk itu mereka berniat mengadopsi seorang anak. Dan mereka berharap dapat mengasuh anak itu sejak dari baru lahir.
Tak jauh dari kediaman mereka, ada sebuah keluarga miskin dengan tiga anak yang masih kecil-kecil. Sang bapak tidak memiliki pekerjaan tetap, sehingga lebih banyak menganggur daripada kerja. Mungkin karena frustasi dengan kondisi hidupnya, sang bapak malah menghabiskan uang yang ia peroleh dengan meminum minuman keras.
Sementara sang ibu sedang mengandung anaknya yang ke empat. Untuk memenuhi kebutuhan makan anak-anaknya, ia menjadi buruh cuci. Hasilnya betul-betul hanya cukup untuk makan.
Semakin hari kandungan sang ibu semakin besar. Dan bertambahlah beban yang harus dipikulnya...dari mana biaya untuk persalinannya nanti?
Dan dengan berat hati ia menawarkan calon bayinya kepada pasangan suami istri yang tak punya anak itu. Cukup hanya dengan membayar biaya persalinannya nanti, maka mereka berhak mengadopsi anaknya. Gayung pun bersambut....suami istri tersebut menyetujui persyaratan itu.
Ketika hari persalinan tiba, karena kondisi fisiknya yang lemah, sang ibu harus melalui bedah caesar. Sepasang calon orang tua bagi bayinya berusaha mencari tambahan biaya sampai sekitar 10 juta.
Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak.......sang ibu menghembuskan nafasnya yang terakhir. Dan tak berapa lama kemudian, sang bayi mungil pun turut menyusul ibunda tercinta.....
Aduh...semakin sedih ceritanya!
Menurut diagnosa dokter yang menangani mereka, sang ibu dan bayinya kekurangan gizi. Ternyata selama mengandung sang ibu jarang makan. Ia lebih mementingkan ketiga buah hatinya. Tanpa ia sadari, ia telah mengabaikan bayi dalam kandungannya yang juga butuh makanan.
MasyaAllah.....
Aku berharap, semoga sepasang suami istri itu ikhlas.....
dan harapanku terhadap sang bapak, semoga dapat merawat ketiga anaknya dengan baik dan menghilangkan kebiasaan buruknya.....
serta kalau bisa, jangan ada lagi deh kisah pilu seperti ini.....

Tags : kisah, ibu, anakadopsi, biaya

 

 

27 komentar

  1. kesiaaan ibu yg hamil itu, demi ketiga anaknya, beliau smpai g mkan. lupa pdhl di rahimnya ada anak juga...
    semoga dia diteria di sisiNya.
    buat mantan calon org tua yg mw mengadopsi, smga di beri kesabaaran ya....

    desri : aku malah berharap mereka mau mengadopsi tiga anak yang lain...karena bapaknya ya...gitu deh

  2. huwaaaaaaaaa
    pertamaxx kaah??????

    desri : Gya..ha..ha..ha....masih liciiiin ya? baru dipel...

  3. Lam kenal, mampir ke blog saya juga ya teman

    desri : baiklah sobat....lam kenal ya...

  4. Hanya do'a yg bisa dipersembhkan bagi si Ibu yg telah berusaha melksanakan amanah yg diberikan kepadanya meskipun anak (bayi dalam kandungn) tidk bisa diselamatkn.

    desri : amin...mendengar ada seorang ibu yang rela berkorban seperti itu jadi merasa kulakukan belum ada apa-apanya

  5. Kecintaan memang terkadang melupakan yang lainnya. Semoga ini bisa dijadikan pelajaran, bahwa rasa sayang dan cinta itu harus seimbang antara yang satu dengan yang lainnya.

    desri : ya..setuju. semoga tidak terjadi lagi cerita sedih yang seperti ini ya...

  6. Astaga, kasihan ibunya.
    Doain ya Bun, semoga Triunt tar bisa mencukupi kebutuhan sang Istri, cie...cie...
    Tapi buat para calon istri *byuuuh* juga jangan terlalu menuntut. *hayah lebay*.

    desri : Doanya ya... : semoga Triunt segera memperoleh istri yang solihah...

  7. kisah yg mengharukan yg ternyata sangat sering terjadi ditengah2 kita, hanya krn tdk terkspose saja, hanya beberapa kisah saja yg dpt terdengar.
    semoga saja anak2 yg ditinggalkan si ibu tsb,kelak dpt menjadi anak2 yg berguna.
    salam.

    desri : semoga saja ya Bunda...mungkin juga kita sebagai bagian dari masyarakat harus lebih peduli dengan tetangga...salam sayang tuk bunda

  8. selalu ada hikmah dibalik setiap kejadian di dunia ini ya, Bun... :) semoga anak yang dikandung itu (mungkin udah diadopsi) telah mendapat perawatan yang layak dan pendidikan yang juga layak. Dan semoga orangtua kandungnya, beserta kakak-kakaknya, juga telah hidup dengan lebih baik. Amien...

    desri : sayangnya T...anak yang ini ikut menyusul sang ibunda...makanya jadi tambah tragis kisahnya

  9. Teh Desri saya trenyuh membacanya ... hiks :(

    1. Semoga sepasang suami istri itu ikhlas.....
    2. Harapanku terhadap sang bapak, semoga dapat merawat ketiga anaknya dengan baik dan menghilangkan kebiasaan buruknya.....
    3. Kalau bisa, jangan ada lagi deh kisah pilu seperti ini.....

    Teh Des, Itulah harapan kita ... Amin Ya Rabbal Alamin!!

    desri : mungkin kita perlu meningkatkan kepedulian tingkat masyarakat ya bang...biar kejadian gini ga terulang lagi

  10. cerita yang mengharukan sekaligus membuat hati miris

    desri : betul yang yangput...sampe nanya ke mamah, beneran ga nih? tapi mamah keukeuh ini cerita nyata

  11. mantaps..
    keren ceritanya! :D

    desri : duh de...kata mamah ini kisah nyata loh...

  12. duh teteh bikin deka mengeluarkan air mata aja. Sampai sekarang deka gak pernah jatuh air mata kecuali menyangkut lagu atau cerita tentang perjuang ibu.

    desri : jadi makin sayang sama sosok seorang ibu ya de...ntar kalo Deka dah punya istri, disayang dan dihormati ya de...

  13. it's Ok lah. Maaf OOT Teh, Ada sebuah penghargaan buat Teh Desri, sudikah teteh mengambilnya di kadipaten saya..???

    desri : Horeeee! mau banget...

  14. takdir tak dapat ditolak..... jika ini kisah sebenarnya, semoga yang mengalami bisa bersabar...

    desri : sejauh kata mamah siy...ni kisah nyata. Tapi akunya sih ga kenal...

  15. sang ibu lupa bahwa dia memiliki seorang anak yang dikandungnya......
    semoga kejadian ini tidak terulang kembali.

    desri : saking sayang dengan anak-anaknya itu mbak....dalam pikirannya yang lugu, sang janin aman-aman saja

  16. cerita seperti ini menambah daftar kurangnya pelayanan kesehatan buat keluarga tak mampu di negeri ini, sungguh ironis ya, jangan sampai ada yang mengalaminya lagi ya Teh Desri

    desri : iya mah...sebenarnya di bandung sudah ada lembaga yang menyediakan layanan persalinan gratis...hanya saja barangkali, keluarga ibu ini tidak mengetahuinya..

  17. Dun menjelang hari ibu ini saya selalu teringat alm Ibu saya. Terima kasih Teh. Salam :)

    desri : aku juga jadi tambah kangen sama emakku...

  18. Ibu, sesorang yang patut saya teladani dan sangat saya banggakan. Terlalu sedih saya membayangkan seorang Ibu, apalagi ibu yang tdak mampu membiayai persalinan seperti cerita tersebut. Semoga pemerintah lebih memperhatikan kondisi seperti ini.

    desri : ada siy iklan layanan masyarakat yang mengatakan ada rumah bersalin gratis...tapi ga tau juga prosedurnya gimana...ada yang tau ga ya?

  19. Padahal yang mau mengadopsi sudah siap mental ya... Kasihan juga Ibu dan Bayinya... semoga ditabahkan untuk keluarga yang ditinggalkan....

    desri : betul...malah sangat berharap....tapi Allah berkehendak lain ya...

  20. Hiiks......... :-(
    Kasihan sama ibu2 yang mengandung.
    Itu suaminya enak bangett ya!!! Bukannya usaha. *marahdotcom*

    @ Buat para blogger cowok, pria, laki-laki yang lain jangan menjadi cowok, pria, laki-laki kayak kisah di atas ya?? piess

    desri : Tenang tiw...masih banyak cowok baik di muka bumi ini...

  21. kdg kisah seperti ini seperti sinetron, padahal byk terjadi di sekeliling kita. tetanggaku saja, yg buruh cuci, selalu ninggalin anaknya yg masih bayi dg anaknya yg lain yg baru 5 thn. Suamiku sll kawatir kalau melihatnya…kan bisa bahaya tuh. tapi apa daya kita paling bisa nanya2 keadaan adiknya saja, amankah dia, dsb…mau bantu jaga juga gak bisa, aku kerja.

    desri : biasanya aku pikir yang di sinetron itu lebay...ternyata memang ada ya di kehidupan nyata. aku bersyukur setidaknya hidupku ga sepilu itu Ni..salam sayang

  22. benar kejadian atau ngga, yang pasti cerita teteh bisa menjadi pelajaran berharga buat kita semua. Realita kehidupan sosial disekitar kita, yang semestinya bisa membuat kita menjadi lebih peka terhadap kesulitan orang lain.

    Semoga anak-anaknya menjadi anak yang berhasil dan pasangan suami istri yang tidak mempunyai anak bisa menerima dengan sabar.

    desri : menurut mamahku ini kisah nyata....cuma aku ga kenal orangnya

  23. sedih ya... tapi memang inilah dunia, segala sesuatunya sudah ada skenario dari Yang di Atas, kita manusia tinggal menjalaninya dengan tawakal n tawadu'

    desri : makin semangat tuk jadi ibu yang baik bg KK ghiya dan salman.....salam sayang tuk Allz...cup cup muach..!

  24. Duh... wahai para bapak.. ingatlah anak istrimu sekalian.. janganlah menelantarkan mereka... sesungguhnya Allah akan meminta pertanggung jawaban mu di hari akhir...
    hehe.. kayak ceramah ya teh... abis keheul banget ama si bapak ini.

    desri : he eh...keuheul pisan...udah pendapatan minim, malh dipake ga bener...mikir atuh pa!

  25. cediiiiiiiiiiiih banget ceritanya,,,,hiks,,hiks,,btw likes this lah buat sahabat q ini ( 2 jempol ),,, sukses terus ya mom! ditunggu kisah2 seru lainnya,,, hehe,,

    desri : emang suka trenyuh ya..kalo denger kisah kek gini...btw salam kenal ya...LUV U..

  26. sebuah realita yang sering luput dari mata lahir kita. smoga dengan mendengar cerita ini, mata batin kita tak ikut tertutup jg.

    desri : iya...teteh jadi suka sakit hati kalo denger cerita sedih tentang ibu gini....marah sama diri sendiri karena tak bisa berbuat banyak tuk membantu

  27. assalamu'alikum, bunda...
    ceritanya bikin mata berkaca-kaca, deh... (ciee...)
    gak kebayang kalo yang ngalamin itu orang terdekat,, atw malah ibu sendiri...!! Naudzubillah....!!

Nama (diperlukan)
Email (diperlukan)(tidak akan dipublish)
Website
Your Ad Here